Materi Fisika Impuls dan Momentum
Halo sobat BarudakLab, apa kabar kalian semua? Semoga sehat-sehat selalu ya. Pada artikel ini, kita akan belajar tentang impuls dan momentum. Buat teman-teman yang belum kenal sama yang namanya impuls dan momentum, sini aku kenalin. Buat teman-teman yang udah kenal sama teman aku ini, boleh lanjut scroll kebawah ya!!
1. Pengantar Impuls dan Momentum
Apa itu momentum? Momentum merupakan tingkat kesukaran untuk menghentikan suatu benda. Sebuah benda yang bergerak akan lebih sulit dihentikan apabila kecepatan dan massa benda tersebut besar. Misalnya nih, sebuah mobil bermassa 5 ton yang berjalan dan seorang pelari bermassa 60 kg memiliki kecepatan yang sama. Akan lebih sulit untuk menghentikan mobil tersebut dibandingkan pelari tersebut. Itulah yang kita sebut sebagai momentum. Artinya disini, momentum yang dimiliki oleh mobil lebih besar daripada pelari, hal inilah yang menyebabkan mobil lebih sulit untuk dihentikan.
P = m.v
Ket : P = Momentum (kg.m/s)
m = massa (kg)
v = kecepatan (m/s)
Bagaimana dengan impuls? Nah, impuls adalah perubahan momentum atau bisa juga dikatakan sebagai gaya total yang bekerja pada benda dari hasil kali antara gaya dan waktu
I = ΔP = P2-P1
I = F.t
I = Impuls (kg.m/s)
t = waktu (s)
2. Hukum Kekekalan Momentum dan Jenis Tumbukan
Dalam sebuah sistem apabila tidak ada gaya eksternal atau gaya diluar interaksi kedua benda yang bertumbukan maka momentum akan konstan atau kekal.
Rumus: Pawal = Pakhir
m v1 + Mv2 = mv1' + Mv2'
Selain hukum kekekalan momentum terdapat juga hukum kekekalan energi kinetik
Rumus:
Lho kok banyak banget rumusnya? Buat apa itu? Setelah teman-teman menghafal dan tau tentang rumus yang ada diatas, kita akan lanjut membahas tentang pada saat kapan kedua rumus tersebut akan digunakan. Langsung aja kita gas!!!
Kedua rumus diatas, sering digunakan pada kasus benda yang bertumbukan. Terdapat tiga jenis tumbukan.
a. Tumbukan Lenting Sempurna ( Perpectly Elastic Collision)
Tumbukan lenting sempurna itu terjadi ketika koefisien restitusinya adalah 1.
Koefisien restitusi akan kita bahas diakhir artikel ini, saat ini kita bahas rumus apa yang berlaku untuk tumbukan ini dulu yaa. Gas lanjut!
Dalam tumbukan lenting sempurna berlaku rumus hukum kekekalan momentum dan hukum kekekalan energi kinetik
b. Tumbukan Lenting Sebagian
Tumbukan lenting sebagian terjadi saat koefisien restitusi 0<e<1
Hanya berlaku hukum kekekalan momentum
c. Tumbukan Tidak Lenting Sama sekali ( Inelastic Collision)
Tumbukan lenting sebagian terjadi saat koefisien restitusi e = 0
Hanya berlaku hukum kekekalan momentum
3. Koefisien Restitusi
Terakhir kita akan membahas apa itu koefisien restitusi. Koefisien restitusi adalah koefisien yang menjadi parameter untuk menjadi perbedaan kecepatan awal dan akhir dari kecepatan dua benda setelah tumbukan.
Untuk rumus dari koefisien restitusi adalah:
Ket: v1 = Kecepatan benda 1 sebelum tumbukan
v2 = Kecepatan benda 2 sebelum tumbukan
v1' = Kecepatan benda 1 sesudah tumbukan
v2' = Kecepatan benda 2 sesudah tumbukan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar