Materi: Kinematika
1. Seorang pemuda melempar sebuah bola ke atas secara vertikal dengan kecepatan awal 𝑣。= 10 m/s dari atas gedung dengan ketinggian y = 75m diatas tanah. Waktu yang dibutuhkan hingga bola mencapai tanah adalah .... detik (g=10 m/s).
Pembahasan: Gerak yang dialami oleh bola adalah gerak vertikal keatas, maka kita dapat menggunakan rumus:
Dengan rumus diatas kita peroleh persamaan kuadrat
-75 = 10t - 5t²
5t² - 10t - 75 = 0
t² - 2t - 15 = 0
(t - 5)(t+3) = 0
Maka diperoleh dua nilai t yaitu t = 5 s dan t = -3
Nilai waktu itu tidak bernilai negatif, maka t = -3 tidak memenuhi.
Maka waktu yang dibutuhkan hingga bola mencapai tanah adalah 5 s
2. Titik M dan N berada pada garis lurus. Benda A bergerak dari M menuju N dengan kecepatan awal 18 m/s
dan percepatan 2 m/s
2 berlawanan arah geraknya. Benda B bergerak dari N ke M dengan kecepatan awal
12 m/s dan percepatan 3 m/s juga berlawanan arah geraknya. Sepanjang perjalanan, kedua titik
pertemuan 2 kali dengan selang waktu antara kedua pertemuan 4 s. Jarak antara titik M dan N adalah …
m
Untuk memudah dalam mengerjakan soal kinematika, saya menyarankan teman-teman untuk memilih sebuah titik sebagai acuan. Dalam soal ini saya memilih titik M menjadi acuan.
Posisi A adalah 𝑥𝐴(𝑡) = 𝑣𝐴𝑡 + 0,5𝑎𝐴𝑡²= 18𝑡 − 𝑡²
Kita anggap posisi mula-mula B adalah x。
Posisi
𝐵 adalah 𝑥𝐵(𝑡) = x。+ 𝑣𝐵t + 0,5 𝑎𝐵𝑡² = 𝑑 − 12𝑡 +
3/2 𝑡²
Ketika A dan B bertemu, maka nilai xA(t) = xB(t)
18𝑡 − 𝑡² = 𝑑 − 12𝑡 +
3/2𝑡²
5𝑡² − 60𝑡 + 2𝑑 = 0
Selanjutnya kita bisa memperoleh nilai t dengan mencari akar-akar dari persamaan tersebut.
𝑡1 = (60−√60²−40𝑑)/10
𝑡2 = (60+√60²−40𝑑)10
Pada soal diketahuo bahwa Δ𝑡 =
𝑡2 − 𝑡1 = 4 setik,maka
𝑡2 − 𝑡1 = (60+√60²−40𝑑)10 - (60−√60²−40𝑑)/10 = 4
(√60²−40𝑑) /5 = 4
√60²−40𝑑 = 20
60² - 40d = 20²
3600 - 400 = 40d
3200 = 40 d
d = 80
Maka diperoleh jarak antara titik M dan N adalah 80 m
3. [Soal OSK Fisika SMA 2024] Sebuah silinder A berada diatas bidang miring balok B seperti ditunjukkan pada gambar. Jika gaya gesek antara semua permukaan
diabaikan, kemiringan balok 𝛼 = 30° dan agar balok B dipercepat sebesar 2 m/s², maka percepatan gerak silinder A adalah ...
m/s².
Ketika balok B dipercepat sebesar 2 m/s maka balok A akan dipercepat kebawah.
Berdasarkan arah percepatan kedua balok tersebut membentuk sudut 90° derajat, sehingga kita bisa menggunakan rumus trigonometri:
tan𝛼 = depan/samping
tan 30° = aA/aB
aA = aB. tan30°
aA = 2 tan30°
Maka percepatan dari balok A adalah 2 tan30°



Tidak ada komentar:
Posting Komentar